Jumat, 26 Agustus 2011

Cara membuat tape

Cara membuat tape

Proses pembuatan tape singkong adalah:

1. Pilihlah singkong yang bagus dan rata, kemudian dikupas, dipotong- potong sesuai selera dan dicuci bersih.
2. Kemudian potongan singkong tersebut direbus sampai matang kemudian ditiriskan.
3. Tunggu singkong tersebut sampai dingin, bias juga pakai kipas angin.
4. Sediakan ragi tape yang bias dibeli di took obat makanan, kemudian ditumbuk halus dan diayak pakai ayakan atau saringan.
5. Taburkan ragi halus ke singkong-singkong yang sudah dingin sampai rata.
6. Sediakan tempat untuk menyimpan singkong yang sudah ditaburi ragi tersebut, bias memakai plastic ataupun memakai daun pising atau daun jati.
7. Peram bungkusan singkong tersebut kurang lebih 3 hari
8. Setelah 3 hari bukalah bungkusan singkong tersebut, dan tape singkong siap dinikmati.

Rabu, 17 Agustus 2011

Cara Pembuatan Nata de Coco

CARA MEMBUAT NATA DE COCO/SARI KELAPA
Alat dan Bahan
1. Alat
a. Panci/Langseng dari stenless
b. Pengaduk/sinduk stenless
c. Kompor
d. Timbangan duduk
e. Gelas ukur
f. Baki plastik
g. Koran penutup
h. Karet pengikat
i. Rak untuk Baki Plastik
j. Muk Ukur
k. Kain Kassa/Saringan Halus
2. Bahan
a. Air Kelapa murni
b. Gula Pasir/putih
c. Za/Urea
d. Cuka Biang
e. Bibit Nata De Coco/Sari Kelapa
Cara Membuat
1. Air kelapa mentah di saring, dan dimasukkan ke dalam dandang/panci ukuran 5
liter/20 liter di masak sampai mendidih 100 derajat celcius, setelah mendidih masukkan
gula pasir, untuk dandang/panci 5 liter gula 250 gr, za 0,5 gr, cuka biang 50 cc dan untuk
dandang 20 liter x 4 dari dandang/panci 5 liter.
2. Air kelapa yang sudah mendidih yang dicampur dengan gula, za, cuka biang masukan
ke dalam baki plastik kira 1,2 liter dan harus dipastikan bahwa baki plastik dalam kondisi
bersih dan steril dari bakteri.
3. Baki plastik ditutup dengan menggunakan koran dan pastikan koran pun dalam kondisi
steril dari bakteri yang akan mengganggu pertumbuhan nata de coco/sari kelapa, koran
harus dijemur dipanas matahari.
4. Baki-baki ditutup rapat dan disusun di atas rak baki secara rapi dan ditiriskan sampai
dingin untuk diberi bibit nata de coco
5. Pembibitan dilakukan pada pagi hari sekitar jam 5.30-6.30, hasil pembibitan ditutup
kembali
6. Baki hasil pembibitan tidak boleh terganggu apapun, tidak digoyang-goyang, bila ingin
melihat hasil nata de koko bisa dilihat pada hari ke 3.
7. Baki hasil pembibitan di biarkan selama satu minggu
8. Pada hari ke 7 silakan dibuka.
Panen nata de coco/sari kelapa dapat dinikmati pada hari ke 7.
Ciri nata de coco yang baik permukaan rata dan halus.
Apabila dari hasil tersebut di permukaannya ada yang berlubang, seperti sisa gunung
berapi maka itu dimungkinkan karena baki atau koran yang tidak steril.
SUMBER :http://www.scribd.com

Senin, 08 Agustus 2011

  • "Barangsiapa yang tidak dapat meninggalkan perkataan kotor dan dusta selama berpuasa, maka Allah SWT tidak berjahat kepada puasanya." (Hadist Riwayat Bukhari)

  • Dari Ibnu Abbas berkata, "Sesungguhnya Nabi saw. bila akan berbuka puasa, beliau berdoa, " Ya Allah untuk-Mu kami berpuasa, dan atas rezeki-Mu kami berbuka puasa, maka terimalah dari kami, sesungguhnya Engkau Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui."

Bagian - bagian Mikroskop

Susunan Mikroskop :

  • Bagian optik dari mikroskop adalah sebagai berikut :

1. Lensa Okuler Merupakan lensa paling atas dari bagian mikroskop. Lensa tersebut berfungsi memperbesar bayangan objek. Bayangan yang dihasilkan lensa tersebut adalah maya , tegak , dan diperbesar.

2. Lensa Objek merupakan lensa yang dekat dengan ojek yang akan diamati. Bayangan objek yang dihasilkan adalah nyata , terbalik , dan diperbesar. Pada umumnya , kekuatanlensa adalah 4× , 10× , 25× , 40× , dan 100×.

3. Diafragma merupakan bagian alat yang berfungsi untuk mengatur banyak sedikitnya cahaya yang masuk.

4. Reflektor terdiri atas cermin datar dan cekung yang berfungsi untuk mengarahkan pantulan cahaya yang masuk atau mengenai lensa objek.

  • Bagian – bagian mekanik dari mikroskop adalah sebagai berikut :

1. Kondensor merupakan alat yang digunakan untuk mengumpulkan cahaya sehingga dapat menerangi preparat.

2. Pengarah kasar ( Makrometer ) digunakan untuk menaik turunkan tubus mikroskop secara cepat agar diperolehfokus bayangan objek yang tepat.

3. Pengarah halus ( Mikrometer ) digunakan untuk mencari bayangan paling jelas.

4. Tubus merupakan tabung yang menghubungkan lensa okuler dengan lensa objektif.

5. Revolver digunakan untuk memilih lensa objektif yang dikehendaki.

6. Meja ojek digunakan sebagai tempat untuk meletakkan objek yang akan diamati.

7. Penjepit objek digunakan untuk menjepit kaca objek yang akan diamati agar tidak mudah bergeser.

8. Sekrup digunakan untuk mengatur sudut berdirinya badan mikroskop.

9. Lengan mikroskop merupakan bagian atau tempat yang digunakan untuk memegang mikroskop.

10. Kaki mikroskop merupakan penyangga berdirinya badan mikroskop.

Sumber : Buku Biology Yudistira Bilinggual.