Minggu, 07 Maret 2010
BENCANA
BUNDA
Kaubaik hati.
Kau selalu menjagakudalam bahaya apapun.
Kau juga menasihatiku kalau aku berbuat salah.
Kau selalu menghiburku bila aku sedang sedih.
kau selalu membahagiakanku.
Walaupun kau terkadang marah tapi kau baik hati.
Kau marah pun juga agar aku mengerti dan tidak melakukan hal yang tidak baik.
Kau selalu mengajariku agar aku pintar.
Dan bila esok aku besar.
Aku akan membalas kebaikanmu bunda.
Aku berjanji akan selalu menyangimu
selamanya
Kartini
Di kala itu
Mendung mengantung
Di tanah jawa.
Di kala itu pula……..
Setiap hati wanita terbelungguh.
Nasib wanita sungguh hina.
Tidak sebagai manusia
Ke dua.
Hidup pada tekanan
Dan kekangan.
Di bulan april itu…………
Terdengar suara kicauan burung.
Angin semlir.
Mata hari berbinar dengan senymnya.
Menyambut seorang bai mungil.
Kartini namanya
Dialah yang mendobrak ketidak adilan
Dalah yang mengangkat harkat dan martabat wanita.
Pada posisi yang benar
Sesungguhnya wahai ibu kartini
Sungguh jasamu tiada tara
SAHABAT
Sahabat dulu aku belum mengenalmu
Tapi kau selalu datang menemaniku
Sejak itulah aku mengenal banyak tentang dirimu
Sifatmu begitu periang
Engkau bagaikan mentari yang menyinari bumi
Sahabat, terimakasih karna kau telah membuat hari-hariku menjadi ceria,dan gembira
Sahabatku kenapa kau meninggalkanku?
Kenapa?
Kini hilanglah sudah semua canda tawa, dan ceria dari wajahmu
Apakah kau masih ingat padaku sahabat?
Aku selalu menanyakan kabarmu ,tapi kau tak pernah menjawabnya
Saat ini kau berada di mana sahabat ?
Apakah kau masih ingat padaku sahabat ?
Apakah mungkin ini sahabat terakhir yang aku miliki ?
Apakah ada sahabat lain yang seperti dirimu ?
Terimakasih sahabat atas segala hiburanmu, wajah ceriamu ,dan senyumanmu
Aku berjani akan selalu mengingatmu sahabat
Selamanya………………..